Tak Berkategori

Pemilihan Alat Kontrasepsi

Wanita yang sudah menikah kebanyakan mereka tidak ingin langsung memiliki momongan. Teruta bagi mereka yang menikah diusia muda dan wanita-wanita yang lebih mengutamakan karirnya. Hal tersebut tentunya juga sudah menjadi pertimbangan yang matang bagi pasangan yang sudah menikah terutama si wanita.

Alat KontrasepsiAdanya program pemerintah dengan keluarga berencana, dipilih oleh pasangan yang ingin menunda atau menjarakkan kehamilan. Program yang dilayangkan menyebutkan bahwa memiliki 2 anak cukup lebih baik dibandingkan banyak anak dengan keadaan yang tidak memungkinkan. Sehingga tidak sulit untuk menemukan keluarga yang telah melaksanakan program ini, karena mereka beranggapan bahwa program ini dapat meringankan perekonomian keluarga.

Pemilihan alat kontrasepsi sebenarnya cukup beragam, tergantung pasangan atau wanita itu ingin menngunakan yang mana. Misalnya pada alat kontrasepsi yang sederhana. Kebanyakan wanita yang menggunakan alat kontrasepsi ini tidak ingin terkontaminasi dengan hormon yang ada pada KB. Ada juga alat kontrasepsi yang menggunakan hormonal. Dan kebanyakan wanita memilih alat kontrasepsi ini, karena jangka waktu penggunaan yang dapat disesuaikan dengan jenis kontrasepsinya.

Selain pemilihan dari jenis kontrasepsinya, wanita biasanya juga mengutamakan keamanan dan kenyamanan dari alat kontrasepsi yang akan digunakan. Dan tidak sedikit wanita yang ganti-ganti kontrasepsi karena dirasanya kurang sesuai. Padahal untuk semua kontrasepsi memiliki efek samping yang nantinya akan dialami oleh si pengguna dan setiap pengguna tidak sama.

Pemilihan alat kontrasepsi sebenarnya tidak terlalu sulit, hanya saja pengguna harus mengerti dengan alat kontrasepsi apa yang dbutuhkan oleh dirinya. Maka dari itu sebelum pengguna memilih kontrasepsi, sebaiknya menanyakan lebih jelas tentang kontrasepsi yang nantinya akan digunakan. Apabila ada yang kurang dipahami, sebaiknya segera ditanyakan, agar jika terjadi efek samping atau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pengguna tidak lagi khawatir.